PENGARUH KEMAMPUAN TEHNOLOGI INFORMASI, KEMUDAHAN, RISIKO DAN FITUR LAYANAN TERHADAP MINAT NASABAH DALAM MENGGUNAKAN INTERNET BANKING (Studi Empiris Pada Nasabah Bank Rakyat Indonesia Di Kota Banjarmasin)
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstrak
Abstrak,
Penelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh mengenai pengaruh kemampuan teknologi, kemudahan, risiko,dan fitur layanan terhadap minat nasabah dalam menggunakan internet banking pada Bank BRI di Kota Banjarmasin.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah BRI yang menggunakan internet banking BRI di unit Teluk Dalam Banjarmasin, unit Pasar Lama dan unit Belitung. Teknik sampel yang digunakan adalah Quota Sampling, di mana dipilihnya teknik sampel ini mengingat waktu penelitian yang relatif singkat dan obyek penelitian terdiri dari tiga unit kantor BRI. Selain itu nasabah yang menggunakan internet banking yang berkunjung ke kantor unit juga relatif sedikit, sehingga dalam penelitian ini peneliti memberikan kuota masing-masing kantor unit sebanyak 20 orang. Dengan demikian, sampel penelitian yang diambil adalah 60 nasabah yang menggunakan internet banking di unit BRI Teluk Dalam, di BRI unit Pasar lama dan unit BRI Belitung. Jenis dan sumber data berupa data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan pada nasabah bank sebagai responden, dilengkapi dengan data sekunder yang diperoleh dari berbagai referensi. Metode Regresi Linier Berganda digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan.
Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa kemampuan teknologi informasi secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan internet banking, kemudahan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan internet banking, risiko secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan internet banking, fitur layanan secara parsial berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan internet banking. Sedangkan secara simultan kemampuan teknologi informasi berpengaruh terhadap minat nasabah menggunakan internet banking. Nilai koefisien determinasi adjusted R Square menunjukkan nilai sebesar 0,553 atau 55,3%. Nilai tersebut menunjukan bahwa minat nasabah bank dalam menggunakan internet banking dapat dijelaskan oleh kemampuan teknologi informasi, kemudahan, risiko dan fitur layanan sebesar 55,3%. Jika nilai adjusted R Square memiliki nilai > 0,5 s/d 1, berarti memiliki pengaruh kuat.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Referensi
Amalia, 2014. Persepsi Tehnologi Informasi, Kemudahan Penggunaan, Risiko dan Fitur Layanan Academic Information Academic Terhadap Minat Ulang Dosen Menggunakan AIS, Akuntabilitas, Vol VII No.03, Hal 211-230, Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah.
Kadir, A. 2003. Pengenalan teknologi informasi. Yogyakarta: Andi.
O’Brian, David and Detmar Straub, 2005. The Relative Importance of Perceived Ease of Use in IS Adoption: A Study of e-Commerce Adoption Journal of the association for information system, volume I, article 8,October 2005.
Pertiwi, Fita, 2008. Pengaruh Resiko, Manfaat dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Kepercayaan Nasabah Dalam Menggunakan Internet Banking. Yogyakarta: Laporan Tesis: Universitas PGRI
