Pengaruh Marketing Mix Terhadap Omset Penjualan Pada CV DNA Inspiration of Art Banjarmasin

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Mailiana - masrifani - Miftahul Jannah

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk, harga, promosi dan lokasi terhadap omset penjualan secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan pengaruhnya terhadap omset penjualan.
Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen CV DNA Inspirasi Seni Banjarmasin pada tahun 2015 hingga 2018. Sampel ditentukan sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Metode analisis data dilakukan dalam analisis deskriptif dengan regresi linier berganda, uji t, uji F dan R2 (koefisien determinasi) menggunakan SPSS versi 25.0.
Berdasarkan hasil signifikansi hasil uji pengaruh parsial diperoleh bahwa variabel bebas yaitu produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan lokasi (X4) berpengaruh signifikan terhadap omset penjualan (Y). Ini dibuktikan dari perhitungan uji t di mana nilai signifikansinya kurang dari (0,05). Signifikansi uji efek bersama (simultan) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan lokasi (X4) terhadap omset penjualan (Y). Ini dibuktikan dari perhitungan uji F di mana jumlah F adalah 139.849 dengan signifikansi F 0,000 yang lebih kecil dari (0,05). Koefisien determinasi (R2) adalah 0,866. Nilai ini menunjukkan bahwa variabel independen (produk, harga, promosi, dan lokasi) dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap omset penjualan sebesar 86,6%. Sedangkan sisanya 13,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Berdasarkan analisis regresi, variabel yang paling dominan mempengaruhi omset penjualan adalah variabel produk dengan koefisien 0,355.
Saran dari perusahaan riset ini harus dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk, harga dapat bersaing dengan perusahaan percetakan lain dan memberikan diskon kepada agen atau distributor dengan membeli dalam jumlah besar, perusahaan harus agresif melakukan promosi, hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya perusahaan sejenis dengan melakukan promosi kebaikan si c
onsumer akan semakin menggunakan layanan pencetakan dan untuk lokasi yang strategis dan mudah dijangkau, tetapi perlu dilakukan dalam hal kenyamanan bagi konsumen.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Bagian
Artikel

Referensi

Boyd, Walker dan Larreche. 2000. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Galih, Saefullah. 2012. Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Volume Penjualan Jogiyanto. 2004. Metodologi Penelitian Bisnis. BPFE-Yogyakarta.

Kotler dan Amstrong Garry. 2005. Dasar-Dasar Pemasaran, Jilid 1.

Kotler dan Kevin keller. 2009. Manajemen Pemasaran, Edisi 13. Jakarta: Erlangga.

Kotler, 2002, Manajemen Pemasaran, edisi keduabelas, jilid I dan II cetakan pertama. Jakarta: Erlangga.

--------, 2005. Manajemen Pemasaran, Jilid 1, PT.Indeks Kelompok.

Prayitno, Duwi, 2009, Belajar Olah Data Dengan SPSS 17. Jakarta: Andi, Prenhalindo.

Swastha. 2002. Azas-Azas Pemasaran. Yogyakarta: Liberty.

Tjiptono, Fandy, Dkk. 2008. Pemasaran Strategik. Yokyakarta: Andi.