DAMPAK PANDEMI COVID-19 DAN KEBIJAKAN PPKM TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI WILAYAH BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

  • Periyadi Periyadi UNISKA BANJARMASIN
  • Lamsah Lamsah UNISKA MAB BANJARMASIN
  • Muhammad Haris Syafitri UNISKA BANJARMASIN
Kata Kunci: Covid-19, PPKM, Income

Abstrak

Mewabahnya virus corona mengharuskan masyarakat melakukan kegiatan di rumah saja untuk memutuskan rantai penyebaran virus sesuai dengan kebijakan pemerintah. Kebijakan tersebut pada akhirnya membuat banyak kegiatan yang memerlukan interaksi secara langsung harus dihindari dan membatasi kegiatan masyarakat untuk tidak keluar rumah. Diantara yang paling terpukul adalah Usaha Kecil dan Menengah yang merupakan pengerak roda ekonomi. Banyak usaha kecil menengah yang menutup usaha sementara waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Dampak pengaruh Covid-19 dan Kebijakan PPKM terhadap tingkat pendapatan pelaku usaha UKM di wilayah Kota Banjarbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu suatu model penelitian yang mengharuskan akan adanya perhitungan angka-angka, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel dalam penelitian berpengaruh secara siginifikan.

Referensi

Anjani, N. D. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Sentra Industri Rotan Balearjosari. Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya.

Andri Amri, “Dampak Covid-19 terhadap UMKM”, Jurnal Brand, Vol. 2 No.1, (2020).

Budiono, Makroekonomi Mikroekonomi, (Yogyakarta, Bagus Kencana, 2010).

Diandrino, D. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan UMKM Kedai Kopi Di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya.

Dian Herdiana,”Implementasi Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Sebagai Upaya Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).”STIA Cimahi Jurnal Adminitrasi Negara (2020)

Gregory Mankiw, Pengantar Ekonomi Jilid 2, (Erlangga, Jakarta, 2000)

ankiw, N. G. (2010). Pengantar Ekonomi Makro (Terjemahan). Erlangga.

Maya Intan Pratiwi, Perlambatan Ekonomi, “ Dampak Covid-19 Terhadap Perlambatan Ekonomi”. Jurnal Ners, Vol.4 No. 23 (2020).

Rasyad, UMKM di Indonesia (Bogor : Ghalia Indonesia, 2011).

Sasmitha, N., & Ayuningsasi, A. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pengrajin pada Industri Kerajinan Bambu di Desa Belega Kabupaten Gianyar. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 6(1).

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatid, dan R&D. (Bandung: Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), 2016). Suharsini Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2012).

Sukirno, S. (2006). Teori Pengantar Mikro Ekonomi. Rajawali Press

Siti Nuzul Laila Nalini, “ Dampak Covid-19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah”,Jesya Jurna Ekonomi & Ekonomi Syariah IAIN Ponorogo, Vol 4, No 1, (2021).

Tambunan, T. (2002). Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia : Beberapa Isu Penting. Salemba Empat.

Tulus T.H. Tambunan, UMKM di Indonesia (Bogor : Ghalia Indonesia, 2009).

Undang-Undang Nomor tahun 2008 tentang UMKM, Bab IV pasal 6.

V. Wiratna Sujarweni, Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2016).
Diterbitkan
2022-03-31