PENGARUH KOORDINASI ANTAR FUNGSIONAL YANG MELIPUTI TANGGUNG JAWAB, KOMPETENSI DAN KERJASAMA TIM TERHADAP KINERJA PEMASARAN UKM DI KOTA BANJARMASIN DAN BANJARBARU

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Nova Abriano Ni Nyoman Suarniki

Abstrak

Abstrak,


        Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel tanggung jawab, kompetensi dan kerjasama tim mempunyai pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap kinerja pemasaran UKM di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru serta untuk mengetahui manakah diantara variabel tanggung jawab, kompetensi, dan kerjasama tim yang mempunyai pengaruh yang dominan secara parsial terhadap kinerja pemasaran UKM di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru.   


         Hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai F hitung adalah sebesar 42,356 ini berarti lebih besar dari nilai F tabel sebesar 1,979 pada derajat kesalahan 5% maka dapat diambil kesimpulan bahwa variabel tanggung jawab, kompetensi dan kerjasama tim mempunyai pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap variabel kinerja pemasaran UKM di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Besarnya kontribusi variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y), ditunjukkan dengan besarnya angka koefisien determinasi (R2) bahwa nilai R2 adalah sebesar 0,762 atau 76,2% terhadap besarnya kinerja pemasaran UKM di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam variabel penelitian ini yaitu sebesar 23,8%.


          Variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap terhadap kinerja pemasaran UKM di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah variabel tanggung jawab karena memiliki t hitung terbesar yaitu sebesar 8,201.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Bagian
Artikel

Referensi

Aaker David A. 1988. Strategic Marketing Management, 2nded. John Wiley & Sons, Inc New York.

Anderson, and Paul F. 1982. Marketing Strategic Planning and The Theory of The Firm, Journal of Marketing, Spring, 46,pg.15.

Amstrong Gary and Philip K. 2000. Marketing An Introduction. Fifth Edition. Prentice Hall, Upper Saddle River, New Jersey.

Craven, David W. 1996. Pemasaran Strategis. Edisi Keempat.Jilid 1 (Alih bahasa Lina Salim). Penerbit Erlangga, Jakarta.

Day George S. and Robin Wesley. 1988. “Assesing Advantage: A Framwork For Diagnosing Competitive Superiority”, Journal of Marketing. April.vol.52.pg.1.

Houston and Franklin S. 1986. “The Marketing Concept; What It is and It is Not”, Journal of Marketing,April.vol.50.pg.81.
Kohli Ajay K. and Jaworski B.J. 1990.”Market Orientation: The Construct Research Propositions, and Managerial Implications”, Journal of Marketing,vol.54 (April).

Kotler Philip. (1997). Manajemen Pemasaran; Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Kontrol, Edisi 9 e Bahasa Indonesia, PT. Prenhallindo. Jakarta.

Kotler P., Swee, H.A., Siew, M. L. and Chin, T. T. (1996). Marketing Management, An Asian Perspective, Prentice Hall Singapore.

Kotler dan Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13. Penerjemah; Bob Sabran MM. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Kumar K., Subramanian R. and Yauger C. (1997). Performance Oriented toward a Successful Strategy, Journal of Marketing Healt Services, Summer pp. 10-20.

Narver J.C. and Slater S.F. (1990). The Effect of a Market Orientation on a Business Profitability, Journal of Marketing, October, pp. 20-35.






Never, J.C, and Slater, S.F.,1994. Does Competitive Environment moderate the Market Orientation Performance Relationship.Journal of Marketing.58 (January).pp.46-55.

McCarthy Jerome, and William D.Parreault,Jr. 1996. Dasar-dasar Pemasaran. Edisi kelima (alih bahasa Agus Dharma). Penerbit Erlangga, Jakarta.

Padli. (2001). Analisis Hubungan Penggunaan Strategi Bersaing dan Kinerja Organisasi pada Perguruan Tinggi Swasta di Kota Makassar. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya Malang.

Porter E. Michael. (1993). Keunggulan Bersaing, Penerbit Erlangga. Jakarta.

Porter Michael E. 1985. Competitive Advantage. Prentice Hall. New York.

Raju P.S., Lonial S.C. and Gupta Y.P. (1995). Market Orientation and Performance in the Hospital Industry, Journal of Health Care Marketing, Vol.15 No.4 pp. 34-41.

Ruky Achmad S. (2002). Sistem Manajemen Kinerja, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Ruekert W.R. and Walker Orvill C. Jr. (1987). Marketing’s Interaction With Other Functional Units : A Conceptual Framework and Empirical Evidence, Journal of Marketing, Jan. 51.pg. 1.

Said Syahnur. 2002. Faktor-faktor Strategis yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan dan Kinerja Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia. Disertasi Program Studi Ilmu Ekonomi Kekhususan Manajemen. Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga. Surabaya.

Stanton William J.1984. Prinsip Pemasaran. Edisi Ketujuh Jilid Satu (Alih bahasa Yohanes Lamarto). Penerbit Erlangga. Jakarta.

Tomascova Ing Eva. 2009. The current methods of Measurements of Market Orientation. European Research Studies Vol. VIII, Issues (3) 2009.

Voss and Voss. 2000. Strategic Orientation and Firm Performance in An Artistic Environment. Journal of Marketing. Vol.64 (January); pp.67-83.

Webster Frederick E. Jr. (1988). The Rediscovery of The Marketing Concept, Business Horizon Greenwch, May/Jun. 31. pg.29.

www.oldmm.fenaro.narotama.ac.id/. Di download September 2014, Wahyudiono. Pengaruh Orientasi Pelanggan dan Orientasi Pesaing Terhadap Inovasi Pasar dan Pertumbuhan Penjualan Perusahaan Makanan di Surabaya.